Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Uji Emisi Dicanangkan, Ini Cara Mengecek Emisi Gas Buang Kendaraan

ANTARA Foto/Adnan Nanda
ANTARA Foto/Adnan Nanda

Jakarta, IDN TimesPolusi udara memang sedang menjadi permasalahan yang cukup membuat risau warga Jakarta, terutama dampak yang nantinya akan disebabkan kepada kesehatan.

Banyak hal yang menjadi penyebab tingkat polusi udara menjadi tinggi, namun salah satu sebab yang paling banyak diperkirakan adalah emisi gas buang kendaraan.

Pemerintah DKI Jakarta pun merencanakan beberapa peraturan untuk menekan polusi udara. Salah satunya dengan menekan emisi gas buang.

Namun bagaimana sebenarnya cara mengetahui emisi gas buang?

1.Cek ke bengkel profesional

ANTARA/Boyke Ledy Watra
ANTARA/Boyke Ledy Watra

Untuk mengetahui emisi gas buang kendaraan, tidak bisa sembarang begitu saja dilakukan oleh siapa pun, melainkan harus dilakukan oleh profesional. Sebab ada alat-alat uji emisi khusus yang diperlukan yang mengetahui tingkat karbon monoksida (CO), oksigen (O2), karbon dioksida (CO2), dan hidrokarbon (HC) yang dihasilkan oleh kendaraan.

2.Bisa diperkirakan sendiri, meski belum pasti

ANTARANEWS/Istimewa
ANTARANEWS/Istimewa

Nah, kalau kamu belum sempat memeriksakan ke bengkel resmi dan profesional, kamu juga bisa memperkirakan apakah emisi gas buang mobil mu itu baik atau buruk.

“Tapi kalau belum ada waktu untuk ke bengkel, kita sendiri bisa mengira dengan sederhana apakah kendaraan kita memiliki emisi gas buang yang buruk,” jelas Mardian Alfan sebagai Kepala Bengkel Carfix Karawaci, dikutip dari Antara, Rabu (21/8).

Yang pertama adalah dengan mendengarkan suara kendaraan. Bila ada bunyi yang janggal dari sektor mesin, ada kemungkinan kinerja mesin dan pembakaran tidak sempurna. Ini juga akhirnya bisa terlihat pada ada atau tidaknya asap yang keluar dari knalpot dan bau yang menusuk hidung.

Cara selanjutnya adalah melihat konsumsi bahan bakar. Kendaraan dengan kondisi mesin dan sistem pembakaran yang buruk akan cenderung boros namun tidak ada tenaganya, berbeda dengan kendaraan kondisi normal.

Tapi perlu diingat, cara ini tentu tidak akurat karena hanya sekadar perkiraan dan bisa dianggap sebagai bentuk peringatan dan waspada.

3.Lakukan perawatan rutin

IDN Times/Dwi Agustiar
IDN Times/Dwi Agustiar

Bila menemui gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, ada baiknya kamu segera melakukan perawatan pada mobil, dan harus dilakukan secara rutin. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan rugi sendiri, apalagi uji emisi sebentar lagi akan diwajibkan oleh pemerintah Jakarta.

Kalau kendaraan sehat, kantong pun sehat, dan siapa tahu juga bisa berpengaruh pada kondisi udara di Jakarta.

Share
Topics
Editorial Team
Yohanes Nugroho
EditorYohanes Nugroho
Follow Us

Latest in Automotive

See More

Artikel reviewed template faq - edit artikel untuk republish

24 Des 2025, 12:06 WIBAutomotive
fb-01108a-f1bd544f83ad24274fbff44905034b93.jpeg

test artikel lagi

09 Des 2025, 14:56 WIBAutomotive
In Article 1.png

test

04 Des 2025, 21:10 WIBAutomotive
Gambar Kemacetan Lalu Lintas

test publish 9

26 Nov 2025, 15:13 WIBAutomotive
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

coba text

21 Nov 2025, 14:09 WIBAutomotive
ss_edfd360b92d6f9b983b759fd837e664b86cd9563.1920x1080.jpg

dwedwe

21 Nov 2025, 00:00 WIBAutomotive
Nulla facilisi

ARTEIJLMDEKM

17 Nov 2025, 14:39 WIBAutomotive
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 03_23_44 PM.png

artikel biasa

13 Nov 2025, 14:48 WIBAutomotive
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 02_24_18 PM.png

artikel nasional

04 Nov 2025, 15:46 WIBAutomotive
ChatGPT Image Oct 29, 2025, 03_25_01 PM.png

dewd {edit} ddssf dce

29 Okt 2025, 09:05 WIBAutomotive
fb-01108a-f1bd544f83ad24274fbff44905034b93.jpeg

artikel coba

15 Okt 2025, 13:27 WIBAutomotive
tIEa4zTujO.png

dqd

14 Okt 2025, 16:03 WIBAutomotive