Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
torque news
torque news

Jakarta, IDN Times - Mobil-mobil dengan mesin berturbo kini mulai banyak bermunculan. Sebut saja Wuling Cortez CT yang dibekali mesin 1.500cc Turbocharger.

Saat mobil tersebut dirilis pada April 2019 lalu, banyak yang bertanya: Kok kubikasi mesinnya lebih kecil dari versi sebelumnya?

Cortez sebelumnya memang menggendong mesin 1.800 cc, lebih besar 300cc dari Wuling Cortez versi terbaru. Namun mesin Certez terbaru dibekali turbocharger.

Sehingga, meski mesinnya hanya 1.500cc, namun tenaga yang dihasilkan mencapai 140 hp. Sementara tenaga Cortez nonturbo yang 1800cc hanya 129 hp.

Bisa dibilang, penambahan turbocharger membuat mesin berkubikasi kecil mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar dari mesin nonturbo.

Tidak mengherankan jika mobil-mobil terbaru kini hampir pasti mengusung turbocharger di balik kap mesinnya.

Nah, berikut keuntungan mesin berturbo.

1. Tenaga mesin meningkat

hyundai.com

Turbocharger bisa mendongkrak tenaga mesin secara signifikan tanpa harus menambah bobot berlebih pada mobil.

Sebab perangkat turbo hanya terdiri dari dari dua bagian utama, yakni turbin dan kompresor. Bobot keduanya cukup ringan dan tak memerlukan ruang yang terlalu luas untuk penempatannya.

2. Mesin jadi lebih powerfull

torque news

Mesin yang dibekali perangkat turbo bisa menyemburkan tenaga yang lebih besar dari mesin non-turbo pada cc yang sama.

Karena itu Ford mengganti mesin 1.600cc mereka dengan mesin 1.000cc turbo. Sebab kedua mesin ini ternyata menghasilkan tenaga yang sama besar.

3. Lebih irit bahan bakar

videoblocks

Karena mesin berturbo tidak membutuhkan kubikasi besar, maka penggunaan bahan bakar pun relatif bisa ditekan secara maksimal.

Meski konsumsi bensin pada mesin turbo sangat efisien, namun tenaga yang dihasilkan tidak kalah galak dari mesin non-turbo.

"Efisiensi bahan bakar bisa kami tingkatkan 40 persen untuk mesin diesel dan sekira 20 persen untuk mesin bensin," kata Direktur Pemasaran dan Strategi Perusahaan PT Honeywell Indonesia, Dharma Simorangkir, seperti dikutip dari Antara. Honeywell adalah salah satu produsen pembuat turbocharger.

4. Lebih ramah lingkungan

coverfox.com

Selain bisa mendongkrak performa mesin, perangkat turbo juga bisa menekan emisi gas buang, loh.

Dharma mencontohkan turbocharger yang disematkan ke mesin 1,2 liter bisa menekan gas buang hingga 87 gram per km.

Angka ini jauh lebih rendah dari standar Eropa sebesar 125 gram per km.

Editorial Team