Pertama, pembeli mobil selalu ingin mobil terbaik. Hal itu dicitrakan dari pertanyaan yang diketik di mesin pencari Google dengan keywords "apa mobil terbaik?", yang angkanya mencapai 98 persen.
Kedua, pembeli ingin melihat bagaimana mobil itu beraksi. Menurut 83 persen pembeli mobil di Indonesia, video bisa mempengaruhi mereka untuk membeli mobil. Dengan gambar bergerak, mereka lebih yakin dengan performa merek yang dibidik.
Hal ini dibenarkan oleh Dimas Ibrahim Aska, Head of Media Relation Toyota Astra Motor. Video merupakan sebuah booming yang menjadi teknologi pemasaran baru. "Kini orang membuka YouTube untuk melihat spesifikasi, interior mobil, dan sebagainya. Memang mengejutkan," katanya.
Ketiga, pembeli mobil ingin mendapatkan penawaran terbaik. Buktinya, 93 persen di antaranya mencari tahu penawaran apa yang sedang digalakkan untuk penjualan mobil. Sementara itu, 95 persen pembeli mencari tahu promo yang sedang ditawarkan produsen mobil.
Keempat, 52 persen pembeli mobil di Indonesia mencari dealer lewat bantuan Internet.
Penelitian ini menunjukkan tingginya pengaruh Internet terhadap proses pembelian mobil di Indonesia. Hal ini memberikan tantangan sendiri buat para produsen mobil dan dealer karena mereka harus terus menyediakan informasi yang detail, relevan, dan bermanfaat bagi para calon-calon pembeli yang makin hari makin kritis dengan perkembangan teknologi.